Madiun.OposisiNews.Co.Id -Dengan tetap mematuhi standar proktokoler kesehatan yg ketat pemerintah desa bongsopotro kec.saradan kabupaten madiun salurkan bantuan langsung tunai Tahap 2 kepada 106 keluarga penerima manfaat (KPM).
Bertempat di pendopo balaidesa bongsopotro ,pemdes bekerjasama dengan Bank Jatim menyalurkan bantuan langsung tunai(BlT) tahap 2 senilai rp.31 800.000 yang bersumber dari dana DD th anggaran 2021.
Penyaluran dan Pengagaran BLT-DD merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah melalui desa pada warga terdampak pandemi covid 19 mendasar payung hukum Keputusan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Madiun perihal penyaluran bantuan langsung tunai tahap 2 senilai Rp.31.800.000 dari total rencana anggaran Rp.381.600.000 dengan 12 kali tahap penyaluran pada 106 orang keluarga penerima manfaat(KPM).
Pemberian BLT-DD kepada masyarakat desa bongsopotro dihadiri oleh Babinsa, Babin kamthibmas dan jajaran perangkat desa bongsopotro saradan secara keseluruhan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan arahan pemerintah.
Suwarno kades bongsopotro ketika berhasil di konfirmasi awak media Oposisi news menyampaikan" Pemberian bantuan ' BLT-DD ' kepada masyakat ini akan direalisasikan selama 12 x degan total anggaran sebesar Rp.381.600.000 yang di ambil dari dana DD th 2021".
"Pemberian bantuan langsung tunai ini di harapkan mampu mengurangi beban ekonomi masyarakat kurang mampu desa bongsopotro yang terdampak pandemi Covid 19 " , ujarnya.
Hariyani ( 50 th ) warga RT 04 RW 02 desa bongsopotro Saradan salah seorang penerima bantuan langsung tunai ini mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Madiun dan pemdes bongsopotro yang telah memperhatikan dan peduli , bantuan tunai ini sangat membantu sekali untuk mengurangi beban ekonomi keluarganya .
Ditengah giat penyaluran BLT - DD tahap II , Kades bongsopotro menghimbau masyarakat desa tetap harus selalu mematuhi protokoler kesehatan degan selalu memakai masker,menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun ,dan membatasi mobilitas semoga pandemi ini segera berakhir dan masyarakat segera bisa kembali beraktifitas normal " , pungkasnya.(Ags)
Reporter.Agus N







0 comments:
Posting Komentar