KEDIRI KOTA,OposisiNews.co.id.- Dalam APBD tahun 2023 ini Dinas PUPR Kota Kediri selalu adakan monitoring kinerja per Bidang, baik itu Bidang cipta karya, Bidang sumber daya air, Bidang Tata Ruang dan bidang bina marga untuk lebih optimal dalam kinerja.
Kepala Dinas PUPR Kota Kediri, Endang Kartika Sari, S.T mengatakan kalau optimalisasi kinerja memang sudah menjadi bagian tanggung jawab yang harus diembannya akan tetapi semua itu perlu adanya peningkatan kerja agar target yang sudah direncanakan segera terealisasi.
Sebagai Kepala Dinas menurutnya harus bertindak tegas, apalagi tugas yang diembannya butuh pertanggungjawaban maksimal, apalagi pekerjaan di dinasnya pekerjaan yang penuh resiko sehingga perlu adanya kebijakan juga, agar tidak monoton dan terkesan saklek.
Sasaran pembangunan transportasi pada pembangunan jalan adalah meningkatkan peran system transportasi yang mantap memenuhi kebutuhan mobilitas manusia,barang,jasa dan terwujudnya system transportasi nasional yang efesien.
“Kinerja di PUPR Kota sebenarnya sama dengan dinas dinas lainnya, akan tetapi kita perlu adanya inovasi kinerja selain yang sudah di rencanakan tahun sebelumnya, dan itu perlu adanya kebijakan yang bisa menopang ke arah yang lebih maksimal,” tutur Endang Kartikasari, S.T Kadis PUPR kota Kediri, Selasa, (17/10/2023).
Menurutnya, sebagai abdi negara tidak perlu bangga kalau belum bisa membuahkan hasil yang maksimal apalagi sebagai ASN merupakan amanat rakyat yang wajib dijalankan yang kesemuanya ada pertanggungjawabannya.
“Jadi kalau ada yang mengatakan saya ini kenceng, ya biarlah, toh itu semua juga demi kebaikan mereka juga, bukan malah sebaliknya, nanti kalau ada apa apa juga kepala dinas yang harus bertanggung jawab,” tandasnya.
Sementara itu kepala bidang bina marga PUPR kota Kediri, I Made Dwi Permana, S.T mengatakan pada media OposisiNews kalau pengerjaan pembangunan jalan itu merupakan rutinitas tiap tahun, jadi tidak melewati bentuk penunjukkan langsung tetapi memang suatu pekerjaan rutinitas dari PUPR khususnya bidang bina marga.
“Itu merupakan pekerjaan biasa, yang mana anggarannya dari APBD tahun 2023 dengan anggaran rutunitas dari dinas,” tuturnya.
“Tujuan utama adalah optimalisasi pekerjaan di Bina Marga dalam pelayanan pada masyarakat utamanya pengguna jalan supaya lebih baik, tidak ada kendala karena kerusakan jalan terangnya, (DD).






0 comments:
Posting Komentar