Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Belum Jatuh Tempo Masa Pelaksanaan Jalan Rigid Beton Banyak Yang Retak

Belum Jatuh Tempo Masa Pelaksanaan Jalan Rigid Beton Banyak Yang Retak

Written By BBG Publizer on Jumat, 13 Oktober 2023 | 12.04

Blora,OposisiNews.Co.Id -"Proyek infrastruktur peningkatan jalan  Sambong ngroto  berupa Rijid beton tepatnya di depan SD 2 ngroto, kecamatan Cepu kabupaten Blora Jawa Tengah diduga sarat mar-up material bangunan , terbukti banyaknya badan jalan yang usai dekerjakan mengalami  retak-retak dan patahan di  beberapa titik.

Dari Hasil pemantauan awak Media, terlihat hasil pekerjaan yang dikerjakan asal jadi , kondisinya sangat mengecewakan warga penguna jalan. 

Dengan kondisi itu membuat sebagian masyarakat menuding bahwa kontraktor gagal menjalankan program sementara  Dinas Pekerjaan  Umum dan Penataan Ruang (DPUPR ) Pemerintah kabupaten Blora lemah dalam pengawasan kegiatan.

Menurut warga saksi terjadinya retakan jalan disebabkan dilewati truk proyek jalan bermuatan pedel guna untuk mengguruk berem jalan rigid beton tersebut sementara kondisi jalan belum normal ( baru selesai dikerjakan / cor ) .

Menurut  AG ( 35 TH ), " Jalan baru selesai dicor sekitar  2 Minggu  sudah di lewati truk muatan pedel , posisi Jalan juga masih ditutup dan diberi rambu rambu agar kendaraan belum boleh lewat . diduga pelaksana  kegiatan memaksakan untuk bisa lewat dengan harapan , kegiatan cepat selesai 100% dan segera  diajukan pada dinas PURP blora ".ujarnya.

" Sangat disayangkan Proyek yang menelan biaya kurang  lebih 716 juta dari APBD Blora yang baru hitungan hari , Pekerjaan jalan rigit beton sudah banyak yang retak diduga kualitas spek  beton tidak sesuai aturan dengan, kualitas yang tertulis di dalam  RAB konstruksi, bangunan  jalan rigid beton ",imbuhnya.

Lebih lanjut,  AG juga mengatakan  adanya  dugaan lemahnya sistem pengawasan dengan tidak adanya metode pekerjaan yang jelas, ditambah lagi tidak adanya quality control baik secara teknis di lapangan maupun pengawasan  di saat mengecor  beton yang dipasangkan, sehingga menyebabkan kualitas pengerjaan proyek tidak memenuhi standar kualitas.

"Harapan  masyarakat  sekitar lokasi proyek ngroto , Sambong   agar pihak Dinas pekerjaan umum dan penata ruang ( DPUPR )  pemkab Blora . segera turun ke lokasi proyek dan memeriksa ulang , kualitas pekerjaan tersebut ," pungkasnya. why

Share this article :

0 comments:

OPOSISI VERSI CETAK


OPOSISI ADVERTISE




CHANAL YOUTUBE

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip