Bojonegoro.OposisiNews co . id - Pemasangan bendera salah satu Partai Politik (parpol) di Taman Tunggak semi di Kecamatan , kasiman , kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dikecam warga.
Pasalnya Taman Tunggak Semi yang baru dibangun berubah menjadi ajang pemasangan atribut partai , mulai dari bener sampai bendera parpol berjejeran dinilai menganggu kenyamanan dan keindahan taman , ironinya kondisi itu terasa dibiarkan dan tanpa ada teguran dari pihak Kasi trantip Pol PP Kecamatan Kasiman .
Taman Tunggak Semi yang digadang-gadang warga Bojonegoro tersebut bisa menjadi arena bermain dan rekreasi keluarga warga sekitar tiap akhir pekan menjadi tidak nyaman dengan banyaknya bendera dan baleho partai menjelang pemilu 2024 .
Hal tersebut disyangkan dan dinilai merusak keindahan tata ruang pembagunan taman Tunggak Semi oleh warga Kasiman .
" Taman Tunggak Semi merupakan lambang / ikon Kecamatan Kasiman yang sedang dalam pembangunan serta perawatan , mohon Pemkab Bojonegoro untuk menertibkan baliho-baliho itu " , ujar salah satu warga Kasiman .
Sementara Bawaslu Kecamatan Kasiman saat di konfirmasi awak media melalui via WhatsApp menjelaskan bahwa menurutnya bendera dan bener di Taman Tunggak Semi kecamatan Kasiman tersebut masih di hak sepenuhnya pihak Kasi tranrtip Pol PP Kecamatan serta forkompimcam setempat karena belum waktunya pelaksanaan kampanye,katanya.
Di lokasi Tugu Tunggak Semi saat ini terlihat dipenuhi bendera salah satu parpol dengan tinggi tiang kira kira 1.5 meter serta di sudut timur gambar benner salah satu caleg DPRD .
Lain halnya yang dikatakan Suparji warga sekitar kecamatan Kasiman menuturkan , bila di lihat aturan pemkab Bojonegoro telah tertulis dengan jelas dan tertata dengan rapi sejak tahun 2017 serta di atur , rincian bagian bagian bait halaman perbup Bojonegoro , akan tetapi dari pihak Kasi tranrtip Pol PP Kecamatan Kasiman tidak berani menurunkan atau menyopot , bendera dan benner yang dipasang di lokasi Taman Tunggak Semi depan Polsek Kasiman . Ada apakah dengan pihak Pol PP??Seharusnya dari pihak Kasi tranrtip kecamatan yang seharusnya berani menurunkan dan memberikan teguran kepada orang yang memasang, ini justru diam dan tidak berani menegur . Taman Tunggak Semi terlihat tidak sedap di pandang mata.
" Kalo seperti ini sangat tidak "etis "bapak Kasi tranrtip sebagai penegak Perda di Kecamatan Kasiman harusnya punya prinsip sesuai prosedur pekerjaan Pol PP untuk menurunkan bendera maupun bener bukan hanya diam saja terkesan di depan masyarakat tidak ada keberanian untuk menurunkan bendera parpol serta bener bener yang terpasang di area perempatan depan Polsek Kasiman ".imbuh warga.
Ia juga merasa heran kenapa bendera parpol itu tidak juga ditertibkan oleh pihak terkait. "Kita berharap agar pihak berwenang melarang pemasangan bendera di lingkaran tengah maupun di area Taman Tunggak Semi dengan radius 25 meter dari perempatan lampu merah . Pemandangan tersebut menjadi tidak nyaman karena taman yang seharusnya indah dengan adanya tanaman atau pun bunga ini diubah menjadi tempat pemasangan bendera parpol," sesalnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Budi warga Sambeng tersebut merasa heran kenapa setiap ada kontestasi politik Tugu tungak semi menjadi ajang pemasangan bendera parpol dan bener gambar Caleg - caleg bermunculan , serta dijadikan incaran parpol untuk tempat memasang bendera. "Mungkin itu terjadi karena ada pembiaran oleh yang berwenang," kata dia.
Ia berharap agar bendera tersebut segera ditertibkan. "Kami berharap agar bendera yang dipasang di Taman Tunggak Semi dan area perempatan itu segera ditertibkan agar tidak menggangu pemandangan dan keindahan kecamatan Kasiman "harapan masyarakat Kasiman dan sekitarnya" pungkasnya. Why**
.







0 comments:
Posting Komentar