Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur

OPOSISI TERKINI

Oposisi Update

Tampilkan postingan dengan label pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pertanian. Tampilkan semua postingan
Home » » Beras Organik Produksi KTNA Tulungagung Siap Bersaing Di Pasaran

Beras Organik Produksi KTNA Tulungagung Siap Bersaing Di Pasaran

Written By BBG Publizer on Selasa, 15 Agustus 2023 | 08.26

Tulungagung.OposisiNews.Co.Id – Terbukti beras jenis 42 kualitasnya baik dengan ciri khas aromanya segar dan ukurannya lebih kecil namun rasa nasinya sangat menggoda ( pulen ).

Produksi Beras 42 mulai merambah pasar dan mudah didapatkan dalam kemasan 3 kg berlabel ' Toko Tani Indonesia ' . Dengan harga yang terjangkau cukup murah Rp 1.100/kg nya diharapkan bisa menyasar kalangan bawah ke atas untuk bisa mengkonsumsi beras sehat , enak dan murah.

Ditilik dari sisi Kesehatan beras kwalitas 42 yang diproduksi KTNA Tulungagung menerapkan pemupukan semi organik. 

“Saat musim tanam akhir istilahnya musim gadu, hasilnya masih cukup memuaskan sekitar 80 - 85 persen , walaupun ada serangan hama wereng,” kata Marsum anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Mulyo, Desa Kromasan, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur itu.

Dia juga mengatakan, beras hasil produksi Gapoktan Tani Mulyo sudah saatnya  bersaing dengan produksi beras-beras daerah lain.

“Nasinya pulen, jadi dengan nasi hangat lauknya cukup kering tempe sudah sangat enak,” katanya.

Apa rahasia beras produksi Gapoktan Tani Mulyo hasilnya baik dan masuk katagori beras sehat.?

Menurut Marsum, itu semua belajar dari pengalaman, salah satunya adalah kita harus melakukan pengamatan dan pemantaun seksama terhadap tanaman padi.

“Setiap hari, antara pukul 08.00 – 10.00 secara rutin melakukan pengamatan mulai dari kondisi lahan , pengairan,bibit , padi dan ketersedian pupuk organik - non organik mulai dari nol sampai masa panen, selain mengantisipasi serangan hama tanaman ,” kata Marsum.

Saat dikonfirmasi awak media di stan Gerakan Pangan Murah pada Pameran Hasil Pertanian yang diselenggaarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Jumat (11/7/2023).

Bagaimana keterlibatan petani milenial? Dengan lugas Marsum menjelaskan, selama ini peran serta petani milenial cukup membanggakan, mereka sudah tertarik untuk menekuni pertanian sebagai pekerjaannya.

“Ya saat ini petani milenial sudah cukup banyak di Tulungagung , mereka terjun bukan hanya pada pertanian tanaman pangan namun justru lebih banyak menekuni pertanian hortikutura, karena hasilnya lumayan besar,” kata Marsum yang juga menjabat Ketua II KTNA Kabupaten Tulungagung itu. ( Kry )

Home » » H. HARYANTO RESMI BUKA APEL SIAGA SENSUS PERTANIAN TAHUN 2023

H. HARYANTO RESMI BUKA APEL SIAGA SENSUS PERTANIAN TAHUN 2023

Written By BBG Publizer on Rabu, 31 Mei 2023 | 13.55


Lahat-OposisiNews.Co.Id -
Bertempat di Gedung Pertemuan Kabupaten Lahat diadakannya, Apel siaga sensus pertanian tahun 2023 oleh Badan Pusat Statistik dengan mengusung tema "Mencatat Pertanian Indonesia untuk kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani" Selasa (30/05/23).


Kegiatan Dihadiri Wakil Bupati Lahat H. Haryanto, SE, MM, Dandim 0405 Lahat Letkol Infantri Toni Oki Priyono, S.I.P, Kapolres Lahat AKBP S Kunto Hartono, S.I.K, MT, Kajari Lahat Gunawan Purnomo, SH, MH, Ketua Pengadilan Negeri Lahat Renaldo Meiji Hasoloan Tobing, SH, MH, Kepala BPS Kabupaten Lahat M.Deddy SST. M.Si, segenap jajaran OPD, seluruh Camat, dan undangan lainnya.


Dalam laporan Kepala BPS Kabupaten Lahat M.Dedy  menyampaikan, sensus Pertanian 2023 mencakup 7 subsektor yang akan didata yaitu subsektor Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, Perikanan, Peternakan, Kehutanan, dan Jasa Pertanian. Total petugas Sensus Pertanian 2023 sebanyak 141 petugas dengan rincian 344 petugas pencacah lapangan, 58 petugas pemeriksa lapangan, dan 12 koseka. 


"Hasil dari Sensus Pertanian 2023 ini dapat memberikan gambaran secara komprehensif terkait kondisi Pertanian di Indonesia hingga wilayah terkecil. Selain itu dapat digunakan sebagai rujukan dalam penyusunan kebijakan strategis, dirinya juga mengucapkan Terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Lahat dan OPD terkait yang telah mendukung pelaksanaan Sensus Pertanian 2023 yang akan dilaksanakan mulai 1 Juni hingga 31 Juli 2023 mendatang," harapnya


Wakil Bupati Lahat mengatakan,  pelaksanaan Sensus Pertanian 2023 bertujuan untuk menyediakan data Struktur Pertanian terutama untuk unit-unit administrasi terkecil. Selain itu hasil ST2023 juga dapat digunakan sebagai tolak ukur Statistik Pertanian saat ini serta menyediakan kerangka sampel untuk survei Pertanian lanjutan. 


"Sehubungan dengan hal tersebut, diintruksikan kepada Seluruh OPD Terkait untuk mendukung penuh dan berkolaborasi pada kegiatan Sensus Pertanian 2023 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lahat baik pada pralapangan, pelaksanaan lapangan maupun bisa mencakup seluruh petani dan mendapatkan data sesuai dengan SOP serta konsep definisi yang telah diatur dalam pendataan ST2023, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim Apel siaga sensus pertanian 2023 secara resmi saya nyatakan dibuka", Pungkasnya.


Reporter : parlin

Home » » Kompak, Babinsa Koramil Gandusari Bersama Warga Masyarakat Gelar Gotong Royong Bersama

Kompak, Babinsa Koramil Gandusari Bersama Warga Masyarakat Gelar Gotong Royong Bersama

Written By BBG Publizer on Jumat, 24 Maret 2023 | 18.08


Blitar.OposisiNews.Co.Id -
Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Kodim 0808/Blitar Serda Suyadi bersama warga masyarakat, melaksanakan kegiatan kerja bakti pembenahan dan pembersihan saluran air, untuk pengairan irigasi menuju ke persawahan.


Kegiatan kerja bakti pembenahan dan pembersihan saluran air untuk pengairan irigasi ini, bertempat di Desa Gondang Kec. Gandusari Kab. Blitar, Jumat (24/3/2023).


Serda Suyadi saat di temui mengatakan, kegiatan gotong royong bersama ini, sebagai upaya untuk kepentingan bersama.


Lebih lanjut ia menyampaikan, dengan adanya kegiatan bersama ini,  harapannya pekerjaan cepat selesai dan pengairan irigasi menuju ke persawahan dapat berjalan dengan lancar, serta bisa bermanfaat bagi petani yang ada di daerah tersebut.


Serda Suyadi juga menghimbau kepada warga masyarakat yang ada di Desa Gondang dan sekitarnya, agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.


Danramil 0808/15 Gandusari Lettu Inf Misdianto menambahkan, kegiatan kerja bakti bersama ini, bertujuan juga untuk membangkitkan semangat gotong royong antara TNI dengan rakyat. 


Selain itu, untuk meningkatkan kekompakan dan kebersamaan dengan warga masyarakat di wilayah binaan, tegasnya (Dim0808).

Home » » Gubernur Jawa Timur Pimpin Langsung Gerakan Tanam Padi Di Kabupaten Tulungagung

Gubernur Jawa Timur Pimpin Langsung Gerakan Tanam Padi Di Kabupaten Tulungagung

Written By BBG Publizer on Senin, 08 Juni 2020 | 15.06

Add.Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa, Bersama Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Saat Lakukan Gerakan Tanam Padi
Tulungagung.OposisiNews.co.id- Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar parawansa bersama Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, dan  Sekda Propinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono, turun langsung melaksanakan tanam padi dengan sistem tanam jajar legowo dengan varietas inpari 42, di area persawahan Desa Bangunjaya, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung. Minggu, (07/06/2020).

Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa mengatakan, Gerakan tanam padi di awal musim kemarau tahun ini di mulai dengan melakukan rapat koordinasi virtual bersama lima Bupati yang wilayahnya menjadi penyangga padi terbesar di Jawa Timur. Kelima Bupati tersebut yakni Bupati Tulungagung, Bupati Ngawi, Bupati Jember, Bupati Nganjuk, dan Bupati Tuban.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyempatkan ikut monitoring di wilayah Tulungagung dengan turut melakukan proses penanaman padi.

"Jenis padi yang ditanam di Desa Bangunjaya yakni varietas Inpari 42 dengan sistem tanam jajar legowo," ucapnya.

Add. Gubernur Jawa Timur,
 Kofifah Indar Parawansa,
 Bersama Bupati Tulungagung,
 Maryoto Birowo,
 Saat Di Lumbung Padi
 Desa Bangunjaya 
Lebih lanjut di sampaikan Gubernur bahwa, pelaksanaan tanam padi di awal musim kemarau basah ini mendapatkan instruksi langsung dari Presiden RI Joko Widodo. Untuk itu, gubernur memberikan dukungan untuk seluruh wilayah Jawa Timur yang sudah melakukan tanam, khususnya lima kabupaten sebagai lumbung pangan padi agar bisa mengoptimalkan tanam padi kali ini.

“Jawa Timur ini merupakan lumbung pangan Nasional. Menyuplai pangan untuk 16 provinsi lain di wilayah Indonesia Timur. Untuk itu, saya berharap agar musim tanam di awal kemarau ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Gubernur juga menugaskan Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur untuk melakukan monitoring ke seluruh daerah di Jawa Timur. Selain itu, terkait dengan urusan pengairan atau irigasi juga ditegaskannya untuk bisa difasilitasi dengan baik, agar tidak ada gagal panen karena kekeringan.

Dalam kesempatannya, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menyampaikan bahwa, Kabupaten Tulungagung untuk saat ini masuk pada musim kemarau basah,namun sesekali masih terjadi turun hujan.

"Sebagian besar petani masih melaksanakan aktifitas di persawahan dengan bercocok tanam padi. Sedangkan yang di pegunungan melaksanakan cocok tanam panen yang kedua. Di wilayah selatan sudah akan panen jagung lagi," ungkapnya.

Gerakan tanam padi tersebut di pimpin langsung Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Kadis Pertanian Jatim Hadi S, dan Wakapolres serta Kasdim Tulungagung. Usai tanam padi, gubernur juga menyempatkan mengecek lumbung padi serta membuka dialog dengan para petani. ( AG.P )

Pewarta : A.purnomo.

Home » » Dampak Dari Covid-19 Harga Kopi Di Kikim Area Turun

Dampak Dari Covid-19 Harga Kopi Di Kikim Area Turun

Written By BBG Publizer on Selasa, 19 Mei 2020 | 16.44

Lahat, OposisiNews.Co.Id- Tanjung Raya  ,Sejumlah petani kopi di wilayah Kecamatan Pseksu mengeluhkan terus anjloknya harga biji kopi ditengah merebaknya wabah Corona dan mendekati lebaran hari raya idul fltri, harga kopi terus menurun mulai dari Rp 20 ribu perkilo saat ini menjadi Rp 17 ribu perkilo gram,Minggu (17/05/20)

Seperti yang dibenarkan Asril (29th) salah satu petani kopi di Kecamatan pseksu , jika harga jual kopi terus mengalami penurunan jelang lebaran tahun ini.

“Kita khususnya petani Kopi kurang tahu  penyebab anjloknya harga komoditi biji kopi dipasaran, mudah-mudahan penurunan harga tidak berada dibawah biaya perawatan dan berlangsung lama serta berharap harga segera kembali stabil” ungkapnya.

Terkiat menurunnya harga biji kopi menjadi permasalahan serius bagi para petani kopi, ada sebagian berinisiatif menyimpan panen hingga harga stabil, banyak pula petani yang tetap menjual dengan harga rendah pada dokai ( pengepul/bandar besar ) kopi .

Bahkan tidak jarang presepsi negatif mesti dialamatkan pada para Dokai bukan tanpa alasan oleh sebagian petani kopi , " Ini hanya permainan broker / Dokai kopi memainkan harga kopi ditengah mewabahnya virus Corona dan jelang idul Fitri , seharusnya pemerintah daerah turun tangan tidak berdiam diri atau membutakan mata dan telinga ", ucap salah satu petani kopi yang enggan namanya dipublikasikan pada awak media OposisiNews.

“Kami dalam posisi terjepit / kalah tidak bisa membiayai kebutuhan hidup apa lagi mau Iebaran kalau tidak menjual biji kopi meski harga murah,” katanya

"Mesti, hasil jual biji kopi untuk menutupi biaya hidup seperti kebutuhan anak sekolah, bayar hutang dan kebutuhan lainnya itupun sebenarnya tidak cukup tetap dilakukan ", imbuhnya.

Lain halnya yang dilakukan oleh Petani Kopi yang secara ekonomi ( finansial ) kuat seperti Pardi yang mengaku bakal menyimpan hasil panen kopi pada saat harga kopi turun sembari  menunggu harga kembali stabil.

“ Jika harus merugi  menjual dengan harga rendah, solusinya menyimpan hasil panen menunggu harga pasaran biji kopi stabil " ucap Pardi. ( Pr )

Reporter.Parlin
Editor.Bambang
Home » » DISPERTA BOJONEGORO BERIKAN STIMULAN INSEKTISIDA BERANTAS WERENG BATANG COKLAT

DISPERTA BOJONEGORO BERIKAN STIMULAN INSEKTISIDA BERANTAS WERENG BATANG COKLAT

Written By BBG Publizer on Kamis, 12 Maret 2020 | 19.40

Ft.Ilustrasi Copy Block Bojonegoro
Bojonegoro,OposisiNews.co.id- Serangan hama Wereng Batang Coklat (WBC) perlu pengendalian sejak awal perkembangbiakannya , jika populasinya sudah tinggi dan varietas padi yang ditanam petani rentan serangan WBC bisa berakibat tanaman padi berubah  kecoklatan seperti terbakar .

Perkembang biakan WBC sangat cepat jika tidak secepatnya dikendalikan dan bakal mengancam gagal panen . Untuk menekan populasi wereng coklat dengan penyemprotan insektisida pada rumpun padi.

Untuk mengantisipasi serangan WBC kelompok  tani Dewi Sri Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro mengadakan gerakan pengendalian yang  dihadiri anggota komisi IV DPR RI, Farida Hidayati, didampingi Forkompimka, Kepala UPT Pertanian dan penyuluh pertanian, Petugas POPT-PHP Kecamatan Ngraho, Babinsa, jajaran pemerintah desa, Minggu (8/3/2020).

Endah Suparti, Kepala UPT Pertanian Ngraho mengatakan bahwa wereng coklat harus dikendalikan sejak awal agar kerugian dampak seranganya bisa ditekan seminiminal mungkin.Dari pengamatan petuga POPT populasi wereng coklat di wilayah poktan Dewi Sri ini sudah 3-4 ekor/rumpun. Maka harus segera dikendalikan.

"Bersama anggota poktan pagi ini kita kendalikan dengan insektisida bantuan dari Disperta," kata Endang

Masih menurut Endang, penggunaan insektisida kimia harus tepat dan bijaksana, dengan mempertimbangkan ekosistem dan kesehatan lingkungan sekitar."Untuk itu petani agar melakukan pengendalian secara 6 (enam) tepat, yaitu tepat sasaran, mutu, jenis, waktu, dosis, dan penggunaan. Bukan untuk wereng coklat saja, tetapi untuk semua hama dan penyakit lainya," terang Endang.

Sementara itu ,Farida Hidayati yang kebetulan ikut terlibat secara langsung  pengendalikan wereng coklat bersama-sama petani di Kecamatan Ngraho bisa merasakan dan tahu problema serta apa yang diharapkan petani selama ini.

Sebagai perwakilan dari komisi IV DPR-RI , Farida mengatakan, terkait tentang teknik (teori) pengendalian hama wereng petani sudah faham dan tidak perlu di ragukan lagi , kebanyakan dari mereka sudah paham dan tahu bagaimana cara mengatasi hama wereng tanpa banyak teori," katanya .
Yang menjadi PR  komisi IV DPR RI yang membidangi urusan pertanian, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan, terus berjuang agar kesejahteraan petani semakin meningkat.

"Pupuk tersedia, panen melimpah dan harga yang stabil menjadi harapan petani kedepannya saya yang kebetulan di komisi IV akan memperjuangkan para petani agar lebih sejahtera, Aamiinn," kata wanita kelahiran Bojonegoro tersebut.

Beberapa waktu yang lalu saat gerakan pengendalian wereng coklat di Kecamatan Padangan, Helmy Elisabeth, Kepala Disperta Bojonegoro mengatakan bahwa pada prinsipnya pemberantasan wereng coklat ini merupakan bukti dan wujud kehadiran Pemkab Bojonegoro ditengah-tengah permasalahan yang dihadapi petani.

"Disperta memberikan bantuan stimulan insektisida agar petani bisa melaksanakan gerakan pengendalian secara serentak dari  serangan wereng coklat ( WBS ) dan petani bisa terhindar dari gagal panen," kata Helmy.  (DW)
Home » » Harga Gabah Cenderung Turun, Saat Panen Raya Yang Bersamaan Musim Hujan

Harga Gabah Cenderung Turun, Saat Panen Raya Yang Bersamaan Musim Hujan

Written By BBG Publizer on Selasa, 10 Maret 2020 | 15.23

Kantor Pertanian Kab.Magetan
Magetan, OposisiNew.co.id - Pemerintah kabupaten Magetan melalui Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan Edi Suseno akirnya angkat bicara dan menjawab keluhan para petani (10/03/2020)

Edi Suseno.Kadis Tanaman
Pangan Holtikultura dan
Ketahanan Pangan
Kab.Magetan
Berbagai usaha yang sudah dilakukan pemerintah kabupaten Magetan untuk meningkatkan kwalitas terbaik dalam bidang pertanian.bahkan sudah melakukan uji kompetensi,peninjauan lahan pertanian di daerah-daerah, sosialisasi dan sebagainya.

Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan Edi Suseno mengatakan bahwa saat panen raya seharusnya para petani senang.namun bila harga jual gabah tidak sesuai dengan pengerjaannya membuat resah petani.

"Pihak dinas pertanian sudah lakukan koordinasi dengan pihak bulog,yang mana Bulog yang di tunjuk langsung oleh pusat untuk menampung hasil panen petani, namun harga bulog juga tidak setara / lebih murah. Bulog membeli berdasarkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP)"terang kepala dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan Edi Suseno

Edi S memberikan saran pada para petani. Saat panen raya memang harga gabah di beli dengan harga rendah. Kalau bisa saat panen petani tidak menjual seluruhnya, tetapi menyisihkan sebagian hasil panennya untuk di simpan dan dilakukan proses pengeringan dan di jual setelah panen selesai. Dengan jarak sekitar 1-2 bulan penyimpanan barulah dijual" imbuhnya

Pihaknya juga sudah melakukan peninjauan,penilaian,dan penghitungan berdasarkan lahan pertanian, lahan sebidang(1hektar) menghasilkan berapa dan biaya untuk pengerjaan berapa. Oleh itu pihak pertanian hanya berikan saran pada para petani. Sebagian hasil panennya untuk di keringkan dan di jual setelah panen raya selesai. Dinas pertanian akan selalu berkoordinasi,merapatkan dengan berbagai unsur pemerintahan untuk hal tersebut", pangkasnya

Saat panen raya seperti ini merupakan harapan petani, Magetan merupakan daerah agraris denagan mata pecaharian penduduknya mayoritas petani(buruh sawah) dengan lahan pertanian yang cukup luas  juga sangat produktif dalam petani.( US )
Home » » TENGKULAK KUASAI SEGMEN HARGA GABAH , PETANI KELUHKAN HARGA YANG MURAH

TENGKULAK KUASAI SEGMEN HARGA GABAH , PETANI KELUHKAN HARGA YANG MURAH

Written By BBG Publizer on Sabtu, 07 Maret 2020 | 21.38

Magetan, OposisiNews.co.id - Hasil panen padi ( gabah ) di Kabupaten Magetan cukup rendah . Bahkan bisa dipastikan tiap musim panen raya tiba , para petani khususnya di Kecamatan Barat mesti gundah karena kerap kali harga gabah menjadi obyek permainan para dockek ( bandar besar ) janji pemerintah menjaga dan menjamin kestabilan harga gabah hanya sebatas nyanyian politik.

Muryadi salah satu pemilik sawah yang sedang panen mengatakan " Tengkulak (Tukang nguyang) mereka secara terorganisir dengan sesama tengkulak berpatokan pada harga terendah dalam membeli gabah milik petani dengan alasan  dibuat-buat untuk menjatuhkan hasil panen yang sangat menyakitkan telinga petani , untuk hal ini petani tidak mampu berbuat banyak   " ucapannya

"Musim panen seperti ini untuk mencapai harga 5000 /kelogram sangat susah bahkan bisa dibilang tidak mungkin karena hampir bahkan bisa dibilang semua tengkulak mematok harga dibawah 4000 ribu/kilo gram", imbuhnya

Hal yang sama disampaikan oleh Suryadi, pekerja(pemanen) ." Benar , tiap musim panen dipastikan petani dan buruh garap mesti galau dan kecewa akibat permainan harga tidak sepadan dengan pengerjaan dan nasib petani yang kian terhimpit , mulai dari proses pemupukan yang mana sering tidak ada persediaan pupuk ( langka ) dipangkasnya subsidi pupuk , Pengairan yang susah tiap musim kemarau dan serangan hama tikus yang membabi buta disejumlah wilayah pertanian bahkan tidak sedikit para petani dan buruh garap harus meregang nyawa tersengat jebakan tikus demi menyelamatkan hasil pertanian ,"kata saryadi

Harapan pemerintah hadir dengan penerapan sistem resi gudang untuk menjaga stabilitas harga gabah dan Bulog hanya nyanyian NINA BOBOK ,  Pada siapa para petani harus mengeluh , keluh Saryadi ( US )

Reporter. Umar .S
Editor.Bambang PW
Home » » Wabup Sikka : Penyuluh Pertanian Harus Serius Dampingi Petani

Wabup Sikka : Penyuluh Pertanian Harus Serius Dampingi Petani

Written By BBG Publizer on Kamis, 06 Februari 2020 | 10.16

SIKKA, OposisiNews.co.id- Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) harus serius dan lebih aktif lagi dalam melakukan pendampingan terhadap petani pasalnya penyuluh pertanian adalah ujung tombak dalam pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Harapan itu disampaikan Wakil Bupati Kabupaten Sikka, Romanus Woga, dalam sambutan rapat koordinasi Penyuluh Pertanian triwulan l, bertempat di aula Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Selasa,4/2/2020, dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Ir. Maurizt da Cunha, pejabat yang mewakili Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementrian Pertanian, Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang, Pimpinan BRI Cabang Maumere, Pimpinan BNI Cabang Maumere,  petugas POPT Kabupaten Sikka, pengurus KTNA Kabupaten Sikka, para Kepala BPP dan para Penyuluh Pertanian Lapangan se-kabupaten Sikka.

Pada kesempatan itu, Wabup Romanus mengajak Penyuluh untuk bekerja secara efektif, dengan melakukan pendampingan yang tekun serta mampu berinovasi agar pengetahuan petani menjadi lebih baik dalam mengelola usaha pertaniannya guna peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Sikka.

"Menjadi Penyuluh pertanian yang baik itu harus didorong dengan keyakinan dan niat yang kuat. Penyuluh harus serius mendampingi dan membina petani", pesan Wabup Romanus.

Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut yakni, membahas program dan kegiatan pertanian tahun 2020, merumuskan langkah-langkah percepatan implementasi program Komando Strategis Pertanian (KONSTRATANI), merumuskan langkah-langkah percepatan pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui kolaborasi dan sinergritas dengan lembaga perbankan, mendorong partisipasi petani milenial untuk mngembangkan unit bisnis pada sektor pertanian. ( EN )
Reporter : Ernensia
Home » » Distan Sikka Sebut Iklim Jadi Penyebab Utama Serangan Hama Pada Tanaman Jagung

Distan Sikka Sebut Iklim Jadi Penyebab Utama Serangan Hama Pada Tanaman Jagung

Written By BBG Publizer on Minggu, 02 Februari 2020 | 17.11

Doc.Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka . Ir.Mauritz Da Cunha
SIKKA,OposisiNews.co.id- Serangan hama Ulat Grayak pada jagung kian merebak di Kabupaten Sikka, propinsi NTT.  Potensi serangan hama ini berdampak pada kerusakan tanaman jagung dan menurunkan hasil panen yang cukup meresahkan petani.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Ir. Mauritz da Cunha saat dikonfirmasi OposisiNews di ruang kerjanya, Jum'at. 31/1/2020, mengatakan iklim yang tidak menentu merupakan penyebab meningkatnya intensitas serangan hama dan penyakit tanaman.

"Curah hujan yang turun tidak menentu sangat berpengaruh terhadap siklus hidup dan meningkatnya daya hidup ulat grayak, hal ini yang membuat serangan hama semakin meluas. Di Kabupaten Sikka, luas lahan yang terserang hana ulat grayak meningkat mencapai 2.066 Hektar",  kata Kadis Mauritz.

Tingkat keberhasilan pengendalian hama menggunakan pestisida sistemik maupun kontak pada kondisi sekarang menurut Kadis Mauritz sangat kecil, pasalnya populasi ulat grayak kian meningkat, selain itu, pada kondisi suhu yang cukup panas ini, ulat grayak berlindung dari sinar matahari dan mencari makan di malam hari, sehingga pengaplikasiannya tidak efektif.

Terhadap kondisi ini,  Kadis Mauritz mengatakan  Pemerintah Kabupaten Sikka akan bersinergi melakukan upaya penanganan dengan melakukan program penanaman kembali tanaman pangganti jagung seperti, kacang hijau dan tanaman pangan lainnya. Hal ini dilakukan guna meminimalisir terjadinya gagal panen yang berdampak pada kelaparan. (ER-2)

Reporter : Ernensia
Editor.Bambang PW
Home » , » Kurangi dan Tekan Perkembangbiakan Tikus Petani,Buruh garap , Muspika ,TNI & Polri Dan Pemerintah Desa Kwadungan Bakar Sarang Tikus

Kurangi dan Tekan Perkembangbiakan Tikus Petani,Buruh garap , Muspika ,TNI & Polri Dan Pemerintah Desa Kwadungan Bakar Sarang Tikus

Written By BBG Publizer on Minggu, 15 Desember 2019 | 11.30

Partono kaos putih ( Kds Kwadungan ) , TNI & Polri dan Tokoh Masyarakat di lokasi gropyokan tikus , Minggu 15/12/2019
Ngawi, OposisiNews.co.id - Menggilanya serangan hewan pengerat ( tikus ) di wilayah pertanian desa Kwadungan Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi  diawal musim tanam membuat kecemasan pemerintah desa Kwadungan akan nasib warga desa yang mayoritas petani dan buruh tani.

Partono selaku kepala desa Kwadungan menginisiasi usulan warga untuk melakukan giat gropyokan di sejumlah lahan pertanian yang disinyalir menjadi tempat perkembang biakan tikus yang semakin tidak terkendali.

Proses gropyokan mengunakan elg 3 kg
Minggu 15/12/2019 pukul 7.00 wib warga desa Kwadungan kurang lebih 50 orang ( Petani dan Buruh Tani ) , Muspika , TNI , Polri dan Perangkat desa bergerak menuju tempat-tempat yang disinyalir sarang perkembang biakan tikus.
Berbekal tabung gas lpg 3 kg , tongkat ( alat pukul ) dan sabit , puluhan lubang tikus dibakar .

Alhasil ratusan tikus mati terbakar diliang persembunyian dan pukuhan tikus yang lolos dari lubang-lubang yang terbakar disambut petungan dan sabit yang telah disekenariokan di awal giak gropyokan tikus.

Pada awakmedia OposisiNews . Partono ( Kds Kwadungan ) mengatakan , " Giat gropyokan hari ini hanya sebatas mengurangi populitas tikus yang selama ini menyatroni tanaman ( bibit ) padi warga desa .kalau untuk memusnahkan rasanya tidak mungkin karena hewan-hewan pengerat itu terus bermigrasi ketempat-tempat yang dirasa aman dan berkembang biak ".

" Gropyokan tikus merupan langkah presfektif dilakukan dan tidak membahayakan keselamatan petani dan buruh pengarap karena banyak sejumlah wilayah yang mengunakan setrum bertegangan tinggi untuk mengusir tikus yang berakhir tragis , banyak petani dan buruh pengarap yang harus meregang nyawa tersengat listrik dan langkah itu sekarang sudah ada aturan larangan oleh pemerintah karena membahayakan manusia ". Imbuh Kades Kwadungan.

" Untuk kegiatan ini pemdes Kwadungan berikan imbalan 1 ekor tikus dihargai Rp 2000,- dan untuk giat hari ini terdata 100 ekor tikus yang bisa ditangkap dan mati ,kemungkinan jumlah yang mati 2 kali lipat yang terdata karena kebanyakan tikus mati terpanggang di liangnya ", tambah Partono

Dengan teknik gropyokan dan pembakaran lubang-lubang perkembangbiakan tikus yang mungkin baru pertama dilakukan di Kabupaten Ngawi diharapkan bisa menjadi contoh awal efektif mengurangi , menekan perkembang biakan tikus yang lebih efektif. ( Arf )

Reporter .Arif AB
Editor .Bambang PW.

  • wordpress gallery slideshow
  • wordpress gallery slideshow
  • wordpress slideshow widget
  • wordpress slideshow widget

OPOSISI VERSI CETAK


OPOSISI ADVERTISE




CHANAL YOUTUBE

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip